Bidang Perlindungan Masyarakat

Berdasarkan Permendagri Nomor 44 Tahun 2010 yang dimaksud Perlindungan Masyarakat adalah upaya dan kegiatan yang dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat dari gangguan yang diakibatkan oleh bencana serta upaya memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Perlindungan Masyarakat :

  1. Membantu upaya Pertahanan Negara.
  2. Membantu Penanggulangan Bencana.
  3. Membantu Penyelenggaraan Pemilu.
  4. Membantu Kegiatan Sosial Kemasyarakatan.

TUGAS POKOK BIDANG PERLINDUNGAN MASYARAKAT

PRA BENCANA :

  • Meningkatkan Kemampuan melalui pelatihan, pembekalan, pemahaman.
  • Ikut mengawasi wilayah rentan bencana (dalam rangka pengurangan resiko bencana)
  • Membantu kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini.
  • Ikut menjaga pasokan kebutuhan dasar ke gudang, lokasi evakuasi tempat penyediaan bahan, barang dan peralatan pemenuhan pemuihan sarana dan prasarana.
  • Membantu memahami gejala bencana.
  • Membantu penyebarluasan informasi tentang peringatan bencana.

TANGGAP DARURAT :

  1. Penyelamatan dan evakuasi
  2. Menlayurkan pemenuhan kebutuhan dasar.
  3. Perlindungan terhadap kelompok rentan (anak-anak, manula dan balita)
  4. Pemeliharaan sarana dan prasarana visual.
  5. Pengerahan Sumber Daya Manusia.

PENYELAMATAN DAN EVAKUASI :

  1. Pencarian dan penyelamatan korban.
  2. Pertolongan darurat.
  3. Evakuasi korban (penempatan ke lokasi aman)

PENGAWASAN :

Ikut membantu mengawasi dan melaporkan kepada perangkat Kelurahan / Desa serta pihak berwajib apabila ada :

  1. Sumber ancaman / bahaya bencana.
  2. Pembangunan yang berpotensi menimbulkan bencana.
  3. Kegiatan eksploitasi yang berpotensi bencana.
  4. Konservasi lingkungan.
  5. Pengelolaan lingkungan hidup.

Dalam rangka melaksanakan program peningkatan Perlindungan Masyarakat, sesuai dengan salah satu Tugas dan fungsi Bidang Perlindungan Masyarakat yaitu membantu penanggulangan bencana, dilakukan serangkaian upaya antara lain : untuk mengurangi resiko bencana, penceganan bencana maupun kerentanan pihak yang terancam bencana, kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana, peningkatan kemampuan / bina potensi masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

berkenaan dengan hal tersebut perlu dilaksanakan koordinasi, mitigasi dan pemetaan rawan bencana (pendataan, pemeriksaan, dan analisisi status daerah bencana / rawan bencana beserta bangunan fisiknya) di Kabupaten / Kota se Kalimantan Selatan sebagai bahan pembelajaran langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini.

Langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini dapat dilaksanakan dengan :

  • Peringatan Dini adalah serangkaian kegatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang (LINMAS). Dalam rangka memberikan Peringatan Dini / Deteksi Dini : perlu mengetahui dan mempelajari lokasi/daerah bencana / rawan bencana dengan melaksakan Mitigasi serangkaian upaya mengurangi resiko bencana, dengan peningkatan pengetahuan/penyadaran dan peningkatan potensi/kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bahaya atau Bahaya suatu keadaan alam yang menimbulkan potensi terjadinya bencana serta Kerentanan suatu keadaan yang ditimbulkan oleh kegiatan manusia (hasil dari proses-proses fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan) yang mengakibatkan peningkatan kerawanan masyarakat terhadap bahaya.
  • Pencegahan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko bencana, dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat sebagai berikut : mengetahui penyebab bencana/penguasaan sumberdaya, cara, dan kekuatan yang dimiliki masyarakat, yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan dan mempersiapkan diri mencegah, menanggulangi, atau meredam.
  • Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna dengan (pembentukan dan pelatihan organisasi masyarakat / satlinmas) serta kemampuan masyarakat agar dengan cepat memulihkan diri akibat bencana.
  • Tanggap Darurat bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, dan penyelamatan.